GET FOCUS

Lobar berhasil persempit kesenjangan data capaian manual dengan data capaian aplikasi P-Care

GETNEWS – Dalam mengatasi masalah Selisih Data Capaian Vaksinasi manual dibandingkan dengan Capaian dalam Aplikasi Pcare di Lombok Barat, maka dibentuklah Posko Batalyon P-Care secara Terpusat. Dimana, sebelumnya seluruh Batalyon P-Care ini bekerja masing-masing melekat kepada Batalyon Vaksinator TNI-Polri dan Pemda Lombok Barat di lapangan.

Ini diungkapkan oleh Kapolres Lombok Barat, AKBP Bagus S. Wibowo, SIK, M.H., melalui Kabag SDM Kompol I Gede Ariadana, SH selaku Wakasatgas Percepatan Laju Vaksinasi Lombok barat, Rabu (3/11/2021).

“Terutama dalam mengatasi permasalahan administrasi kependudukan masyarakat yang divaksin, sehingga dibentuklah Posko Batalyon P-Care secara Terpusat, melibatkan berbagai instansi,” ungkapnya.

Terpusat disini dalam artian, Posko Batalyon P-Care Lombok Barat diawaki dari unsur TNI-Polri, Dinas Kesehatan Lombok Barat, Serta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Lombok Barat.

“Jadi, ini dirasa lebih cepat dan efektif, dimana Percepatan Laju vaksinasi dilapangan, ditindak lanjuti oleh Batalyon P-Care, dan bila menemukan permasalahan administrasi kependudukan, langsung dapat ditindaklanjuti oleh Pihak terkait,” jelasnya.

Seperti masalah Nomor Induk Kependudukan (NIK) ganda, NIK belum online, Salah nama maupun NIK serta permasalahan lainnya, maka langsung ditindaklanjuti oleh Dinas Dukcapil Lombok Barat, yang juga disiagakan di Posko untuk mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut,” katanya.

Sehingga nantinya diperoleh kesesuaian, baik Data Manual Capaian vaksinasi, Aplikasi peduli Lindungi, P-Care, Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), maupun aplikasi-aplikasi rujukan lainnya.

“Sebelumnya terjadi selisih yang cukup jauh, dari Data manual capaian vaksinasi, dengan data P-Care, yang disebabkan oleh permasalahan-permasalahan yang telah disebutkan tadi,” katanya.

Menurutnya, melalui Posko P-Care Terpusat ini, semakin efektif terutama dalam koordinasi, dalam memecahkan permasalahan tersebut.

“Sebelum terbentuknya Posko Batalyon P-care, Jumat (29/10/2021) capaian vaksinasi Dosis pertama sebanyak 320.709 atau 60,4%,” bebernya.

Dari update terakhir sekitar pukul 13.00 wita, Rabu (3/11/2021) terlihat data capaian mulai naik secara cukup signifikan yaitu menyentuh angka 348.729 atau 65.78%.

“Sedangkan untuk Vaksin dosis kedua yang semula berada diangka 96.048 atau 18,18%, kini capaian sebanyak 96.877 atau 18,65%,” katanya.

Dimana capaian vaksinasi sesuai data manual sebanyak 366.539 atau 69,1% dari layak Vaksin, sementara untuk jumlah layak Vaksin di Kabupaten Lombok Barat sebesar 530.173 jiwa.

“Sehingga terlihat bahwa, selisih data semakin menyempit, setelah adanya Batalyon P-care secara terpusat, yang bertempat di aula Dikes Lombok Barat mulai dari 30 Oktober s/d 3 Oktober 2021,” ucapnya.

Dimana, Posko Batalyon P-care secara terpusat ini, telah berhasil menginput P-Care sebanyak 28.020 dosis Pertama atau 5,3% dan dosis kedua sebanyak 2.829 atau 0,55% dari jumlah yang layak vaksin.

“Sehingga diharapkan dengan adanya Batalyon P-care secara terpusat ini, dapat mengimbangi percepatan Vaksinasi oleh Batalyon Vaksinator TNI-Polri dan Pemda Lombok Barat di lapangan,” tandasnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button