GET FOCUS

TNI AU dan BRIN tabur 800 kilogram garam di langit Mandalika

GETNEWS – Pihak panitia gelaran World Superbike (WSBK) Indonesia 2021 Seri ke-13 yang merupakan seri terakhir yang dilaksanakan di Pertamina Mandalika Street Circuit Kuta Lombok Tengah melaksanakan rekayasa cuaca untuk mengurangi potensi hujan di lokasi Sirkuit.

Rekayasa dilakukan oleh Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) bersama TNI Angkatan Udara dengan menggelar penyemaian NaCl Powder (Garam) melalui Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) yang ditaburkan di Wilayah Tenggara,  Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Rekayasa ini dilakukan sebagai upaya untuk mengendalikan dan mengurangi curah hujan khususnya di area yang mendekati Sirkuit Pertamina Mandalika,” ungkap Koordinator Lapangan TMC Lombok,  Adi Bayu.

Misi TMC ini dilaksanakan selama tiga hari selama pelaksanaan kegiatan balap motor dunia WSBK 19-21 Nopember 2021,  di Sekitar wilayah Sirkuit Mandalika.

Adapun pesawat yang digunakan antara lain Pesawat TNI AU Cassa 212 Aviocar dari Skadron Udara 4 Lanud Abdulrachman Saleh Malang, yang di piloti oleh Mayor Pnb Andika Ardyagana dan Lettu Pnb Yusuf Erlangga.

Rencananya pesawat Cassa tersebut akan menaburkan 800 kilogram garam di ketinggian 9.000 hingga 10.000 feet di area yang sudah ditentukan.

Kegiatan TMC ini sebagai upaya untuk menghalau awan-awan yang berpotensi hujan agar jatuh di wilayah sebelum Sirkuit Pertamina Mandalika, sehingga perhelatan World Superbike (WSBK) dapat berjalan dengan lancar.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button