GET MORE

Balai KPH Brang Rea Puncak Ngengas Mewujudkan NTB Hijau di HMPI dan BMPN

Penulis :
Odi Muhadi Saputra, S.Hut*

“Pohon mempunyai manfaat dan peranan yang sangat vital bagi kehidupan, seperti menciptakan keindahan tersendiri, mencegah erosi atau pengikisan tanah

GETNEWS – Program NTB Hijau merupakan salah satu dari program ungulan gemilang lingkungan yang sudah di canangkan oleh Bapak Gubernur Dr. Zulkiflimansyah, M.Sc dan Ibu Wakil Gubernur Dr. Hj. Siti Rohmi Djalillah.

Di Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) yang jatuh pada tanggal 28 November dan pencanangan Bulan Menanam Pohon Nasiaonal (BMPN) yang di tetapkan pada bulan Desember berdasarkan keputusan presiden Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2008 keputusan tersebut untuk memberikan kesadaran dan kepedulian kepada masyarakat tentang pentingnya pemulihan kerusakan sumber daya hutan dan lahan melalui penanaman pohon. Dimana pohon mempunyai manfaat dan peranan yang sangat vital bagi kehidupan, seperti menciptakan keindahan tersendiri, mencegah erosi atau pengikisan tanah, menyerap air hujan ke tanah, menurunkan suhu setempat, tempat hidup satwa, keseimbangan lingkungan, sebagai pelindung Protektif, menghasilkan oksigen dan dapat menyerap karbondioksida dan sebagai tempat belajar mengenal tanaman.

Pada Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Pohon Nasional (BMPN) akan menjadi momentum dan dorongan besar terwujudnya misi NTB hijau, di ketahui untuk memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Pohon Nasional Balai Kesatuan Brang Rea Puncak Ngengas merencanakan akan melakukan aksi menanam pohon turus jalan sepanjang jalan dari perempatan lampu merah bundaran bunga teratai Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat sampai jembatan utama Kecamatan Ree Kabupaten Sumbawa, sesuai instruksi Gubernur melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Dalam kegiatan aksi tersebut nanti akan ditanam pohon jenis trembesi sebanyak 10.000 batang. Kegiatan tersebut akan melibatkan Siswa SMA/SMK untuk memberi edukasi terhadap remaja tentang pentingnya pohon terhadap kehidupan serta meningkatkan kecintaan remaja untuk tetap menanam pohon dan memeliharanya.

Pada tahun ini saja Balai Kesatuan Pengelolaan Hutan Brang Rea Puncak Ngengas melalui kegiatan penanaman Bibit Kebun Bibit Rakyat (KBR) akan menanam 192.000 batang, Kebun Bibit Desa 74.000 batang dan penanaman Hutan rakyat seluas 160 Ha dengan jumlah bibit sebanyak 70.000 batang, kegiatan tersebut merupakan upaya pemerintah untuk pemulihkan atau merehabilitasi kembali hutan rusak dan lahan kritis serta penanaman mangrove sebanyak 40.000 batang, upaya tersebut merupakan bukti nyata keseriusan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk mewujudkan NTB hijau asri dan lestari menuju hutan lestari masyarakat sejahtera.

Melalui kebijakan lainnya Gubernur Dr. Zulkiflimansyah, M.Sc juga telah menerbitkan Instruksi Gubernur Nusa Tenggara Barat Nomor : 188.4.5-75/Kum Tahun 2020 tentang Moratorium Penebangan dan Peredaran Hasil Hutan Kayu di Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Selain untuk memutus mata rantai peredaran kayu ilegal antar pulau kebijakan ini juga memberi jeda bagi pemulihan kerusakan ekosistem hutan dan sumber daya alam, ini merupakan salah satu bukti nyata pemerintah bahwa tetap konsisten menjaga hutan untuk kehidupan.

Pada hakikatnya pemerintah provinsi juga mengharapkan dukungan kepada seluruh lapisan masyarakat, Pemerintah Desa, Kecamatan dan Kabupaten serta stekholder, karena dukungan masyarakat dan usaha pemerintah secara optimal menjadi kunci dalam mewujudkan misi NTB hijau. Semoga dengan usaha dan ikhtiar pemerintah yang sudah dilakukan menghijaukan bumi sasambo ini bisa tercapai.

Selamat Hari Menanam Pohon Indonesia.
Ayo Menanam
.

*Penulis Mahasiswa Pasca Sarjana UTS

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button