Nusa Tenggara Barat

Banjir di Lombok Barat telan korban, 4 meninggal dunia 1 hilang

GETNEWS – Hujan lebat dengan intensitas tinggi yang terjadi pada Minggu (5/12) hingga Senin (06/12) menyebabkan sejumlah sungai meluap dan merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Lombok Barat.

Berdasarkan data sementara BPBD NTB per 6 Desember 2021, musibah banjir di Lombok Barat tersebut mengakibatkan 923 KK terdampak, 4 orang meninggal (Desa Batulayar Barat), 1 orang hilang, dan 7 orang luka-luka.

Sementara 2 unit jambatan rusak, yakni jambatan di Desa Meninting dan jambatan di Desa Lembah Sari. Untuk fasilitas umum lainnya seperti pendidikan, kesehatan dan peribahdahan sedang dalam pendataan.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah saat meninjau lokasi banjir di perumahan Bhayangkara Residence, Ranjok, Kecamatan Gunung Sari, mengatakan,
selain intensitas curah hujan yang tinggi sejak kemarin, banjir yang terjadi di lokasi tersebut disebabkan karena jebolnya tanggul sungai yang mengarah perumahan setempat.

“Akar masalah penyebab banjir sudah ketemu karena tanggul sungai yang jebol,” ungkap Bang Zul sapaan gubernur NTB, saat meninjau lokasi banjir di Ranjok Gunung Sari, Senin (06/12).

Untuk itu, Bang Zul memerintahkan kepada BPBD, Dinas PUPR dan Dinsos NTB untuk berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten Lombok Barat untuk membangun tanggul yang lebih besar dan tinggi. Karena Informasi dari warga jangankan hujan lebat, hujan biasa saja akan terjadi banjir. Sebab, lokasi komplek perumahan berada di bantaran sungai.

“Mudah-mudahan akan segera diperbaiki. Begitu juga proses evakuasi berjalan lancar dan Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” ungkap Bang Zul sekaligus meninjau dapur umum yang telah disiapkan pemerintah NTB untuk warga terdampak banjir.

Usai meninjau lokasi banjir di Ranjok, Gubernur NTB juga meninjau bencana longsor di Batulayar yang menyebabkan 5 korban, diantaranya 4 orang meninggal dunia dan satu orang belum ditemukan.

Dalam meninjau lokasi banjir, gubernur NTB didampingi Danrem 162 Wira Bhakti Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, Kalak BPBD NTB, Kadis Sosial, Kadis PUPR NTB dan sejumlah lembaga relawan masyarakat.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button