GET INFO

Bank BRI Mataram Dikepung Ribuan Anggota KSU Renjani Seluruh Wilayah Provinsi NTB

GETNEWS – Kantor Bank BRI Mataram yang bertempat di Jalan Langko Kota Mataram, didatangi kurang lebih ribuan anggota yang tergabung dalam KSU (Koperasi Serba Usaha) Renjani yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi NTB dan dijaga ketat oleh pihak Kepolisian jajaran Polda NTB.

Kedatangan ribuan anggota Koperasi Serba Usaha tersebut kekantor bank BRI, untuk meminta pencairan program Presiden RI yaitu dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Tahun 2021, yakni bantuan 100 juta per orang yang dimanfaatkan untuk pembelian sapi tanpa jaminan apapun, Selasa (21/12/21).

Dalam hal itu, dipimpin langsung oleh Pimpinan KSU Renjani Mataram, DR. Sri Sujono, S.Pd., S.H., didampingi Andi Akmal Famsudir S.IP Ketua Serikat Peternak Nasional Indonesia (SPNI ), kuasa hukum yakni R.A Yahuniza Ammada, SH , Roza Wildani, S.H, dan Konsultan M. Azwar Mahrami, SE, MME. Kemudian kehadirannya diterima oleh Farianzi PGS. Pimpinan Cabang BRI Mataram, I Komang Gede Suamba Darmayasa Manager Operasional, Gede Wirawan, Irfan Syamsuri dan A.A. Gede A. Sutamaja.

Dimana kedatangan ribuan anggota KSU tersebut bertujuan untuk memperjelas tentang pencairan terkait pengajuan Debitur pada program Presiden RI yakni program satu ternak tiga ekor sapi/seratus juta rupiah tanpa jaminan melalui pelaksanaan program percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui Bank BRI. Ungkap Dr. Sri Sujono yang juga Sekertaris G1 Kaltim.

Kemudian DR. Sri Sudarjo S.Pd. SH mengatakan,” apa yang menjadi pengajuan kita hari ini Bank BRI sudah menerimanya. Kemudian langsung disambut dengan ucapan syukur oleh semua anggota KSU Renjani yang hadir, namun adapun metode yang harus diikuti dan ditanyakan langsung ke instansi terkait terutama kepihak Dinas Koperasi dan UMKM di masing-masing Kab/Kota karena data kita (KSU Renjani) online.

Sementara itu, Haji Ahmad salah seorang anggota KSU Renjani dari Desa Sintung Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah yang ditemui para awak media menyampaikan dengan mengatakan ucapan terimakasih kepada pimpinan KSU Renjani yang telah berusaha memperjuangkan agar program PEN ini terealisasi.

“Lanjutnya, ini program Presiden RI bukan program Gubernur NTB, yang sudah jelas dasar hukumnya sangat jelas. Jangan sekali-kali coba-coba ada orang atau lembaga yang mencoba berusaha untuk menghalang-halangi atau mengalihkan program ini. Karena ini sudah jelas program untuk rakyat bukan untuk kepentingan peribadi orang beserta lembaga ataupun sekelompok tertentu, tetapi ini semua untuk pemulihan Ekonomi Nasional untuk kesejahteraan rakyat,” Tandasnya.

“Tetapi setelah adanya dialog yang panjang serta alot tersebut akhirnya Alhamdulillah Program PEN diterima oleh pihak Bank BRI. Dengan adanya hasil kesepakatan untuk masing-masing anggota KSU Renjani boleh mengajukan kredit melalui Kantor Cabang Bank BRI terdekat.

Sementara Farianzi PGS., sebagai pimpinan Cabang BRI Mataram yang mengonfirmasikan kepada awak media mengatakan,” terkait dengan program PEN kami menunggu petunjuk dan perintah dari Pimpinan Bank BRI Pusat Jakarta. Dan pinjaman itu tidak bisa diwakili oleh kelompok kelompok tertentu harus individu berdasarkan asesmen untuk dapat meyakini kelayakan syarat dan usaha calon debitur karena ini Kredit Program Pemerintah.

“Bank BRI tetap berkomitmen untuk melaksanakan apa yang menjadi domain dan kewajiban Bank BRI sesuai amanat Undang-Undang,” tandasnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button