NEWSPulau Lombok

Gerak Cepat Tim Sat Resnarkoba Polres Lotara Ringkus 2 Orang Pemilik Sabu Berat 2.96 Gram

GETNEWS – Gerak cepat Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres Lombok Utara (Lotara) yang dipimpin Kasat Resanarkoba Iptu I Ketut Artana, .SH., menangkap 2 (dua) orang diduga pemilik sekaligus pengedar Narkoba jenis sabu diwilayah hukumnya, Selasa (25/01/22).

Dalam hal itu, dikatakan oleh Kapolres Lotara AKBP I Wayan Sudarmata, S.I.K., MH., melalui Kasat Narkoba Iptu I Ketut Artana, S.H., dengan membenarkan tentang penangkapan terhadap kedua terduga pelaku yang berinisial AJ dan SF di jalan pusuk Dusun Bentek Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara pada hari Selasa Tanggal 25 Januari 2022, dimana keduanya tersangka berasal dari Desa Mekar Sari, Dusun Lingkuq Waru, Kecamatan Gunung Sari.

“Dijelaskan juga, bahwa kronologis tim Opsnal Sat Resnarkoba saat melakukan penangkapan kepada kedua tersangka setelah dilakukan penggeledahan kepada terduga sehingga ditemukan Barang Bukti (BB) berupa satu klip berisi kristal bening yang diduga jenis sabu berat bruto 1,88 Gram, satu klip transparan yg berisi kristal bening yg di duga jenis sabu dengan berat bruto 1,08 Gram dengan total berat bruto semua 2.96 Gram, uang tunai Rp 50.000, dua merk samsung android warna putih dan hitam, satu bungkus rokok surya 12.

“Lanjutnya, kedua pelaku tersebut rencananya akan melakukan aksinya untuk menjual barang haram tersebut kepada pelanggannya yang akan dilakukan transaksi di TKP Pusuk pass Dusun Bentek Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara, namun tim, saat kedua pelaku parkir di TKP, tim melakukan penggeledahan tergadap terduga AJ dan menemukan bungkus rokok surya 12 berisi dua klip sabu-sabu yang disimpan dikantong celana sebelah kanan depan.

Atas kepemilikan narkotika jenis pil Extacy (Inex) tersebut, pelaku beserta barang bukti di amankan ke ruang Sat Res Narkoba Polres Lombok Utara, untuk dilakukan pengembangan teradap asal usul barang bukti dan pemeriksaan lebih lanjut secara intensif.

Atas perbuatan pelaku dipersangkakan diancam dengan Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun beserta pidana denda paling sedikit Rp 1 miliar rupiah dan paling banyak Rp 10 miliar rupiah,” terang Kasat Res Narkoba Lotara Iptu I Ketut Artana.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button