GET MOREPulau Lombok

Siswa Siswi Paud Benang Mas Bajur Ikuti Pembelajaran Kontekstual Manasik Haji di Asrama Haji Kota Mataram

GETNEWS – Ketua Paud Benang Mas, Saeful Bahri, S. Pd., bersama para Guru-Guru Paud Benang Mas Desa Bajur Kecamatan Labu Api Kabupaten Lombok Barat (Lobar), menghadiri kegiatan pembelajaran kontekstual Manasik Haji bagi Siswa Siswinya yang bertempat di Asrama Haji Jalan Lingkar Selatan Jempong Baru, Sekarbela, Kecamatan Mataram, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Senin (21/03/2022).

Pelaksanaan kegiatan manasik haji tersebut, diikuti sekitar 300 Orang siswa siswi dari semua Paud- Paud yang berada di Kabupaten Lombok Barat dan para siswa siswi tersebut didampingi oleh masing-masing Kepala Paud beserta para guru.

Kegiatan pembelajaran kontekstual manasik haji dan umrah merupakan suatu kegiatan latihan sekaligus pembekalan bagi siswa-siswi dalam mempraktikkan secara langsung pembelajaran haji dan umrah.

“Semoga kelak semuanya memiliki kesempatan untuk menyempurnakan rukun Islam yang kelima yaitu ibadah haji serta dimampukan untuk menunaikan ibadah umrah,” tutur Saeful Bahri.

“Dengan pembekalan ini diharapkan pada saatnya nanti dimana siswa-siswi memperoleh kesempatan melaksanakan ibadah haji dan umrah, sudah mampu untuk melaksanakan kegiatan ibadah sesuai tuntunan Islam, baik di Makkatul Mukarramah maupun di Madinatul Munawaroh,” sambungnya.

Sementara itu para guru-guru Paud Benang Mas mengatakan, bahwa kegiatan pembelajaran kontekstual manasik haji ini merupakan salah satu program rutin tahunan sebagai sarana pembelajaran praktik fikih bagi siswa kelas lima, pada materi haji dan umrah.

“Kegiatan pembelajaran kontekstual manasik haji saat ini Alhamdulillah meskipun masih dalam masa pandemi, tetapi kondisi sudah jauh lebih kondusif sehingga hari ini kegiatan manasik haji kembali bisa dilaksanakan, meskipun dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Semoga pandemi segera berakhir.

Terlihat semua siswa siswi tersebut merasa senang mengikuti kegiatan manasik haji kali ini, mungkin menurut mereka mampu menghadirkan suasana nyata kota Makah dan Madinah melalui miniatur replika tempat-tempat pelaksanaan ibadah pada kedua kota suci bagi umat Islam tersebut.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button