NEWSTeritorial

Korem 162/WB Gelar TTMD ke-113 Tahun 2022 di Wilayah Kodim 1615/Lotim, Dalam Rangka Pembangunan Perkampungan Relokasi Nelayan

GATNEWS – Pra TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-113 Tahun 2022 diwilayah jajaran Korem 162/WB, dalam rangka Pembangunan Perumahan Relokasi Nelayan sebanyak 30 unit diwilayah Kodim 1615/ Lombok Timur (Lotim) yang berada di Desa Ekas Buana Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur.

Dalam hal itu, diungkapkan oleh Danrem 162/WB Brigjen TNI Lalu Rudy Ilham Srigede melalui Kapenrem Mayor Inf. Asep Okinawa kepada Insan Media di Wisma Kirana Mataram usai mengikuti Paparan melalui vikon yang diikuti oleh Danrem, Kasi Ops, Danden Zibang dan wadandenkes dimakorem 162/WB Selasa (22/03/2022).

Dalam materi paparan, ditekankan bahwa Anggota/Prajurit TNI AD akan melaksanakan pembangunan perumahan relokasi nelayan sebanyak 30 unit diwilayah Kodim 1615/Lotim yang akan dilaksanakan sebagai program kerja untuk sasaran Fisik.

Pembangunan kampung nelayan ini bertujuan untuk menciptakan suasana lingkup perkampungan nelayan yang asri disatu lokasi yang tidak tersebar sehingga tercipta suasana kampung nelayan yang penuh kekeluargaan dan kompak.

Selain itu, Asep Okinawa menerangkan, bahwa manfaat dari kegiatan TMMD ke-113 diantaranya yaitu, guna untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan membantu program Pemerintah Daerah yang belum tersentuh, sehingga fasilitas yang menjadi sasaran dapat dinikmati masyarakat dalam pembangunan daerah dan kemajuan prekonomian.

Kedepannya terlihat aspek pertahanan negara dari program TMMD ke-113 ini nantinya akan mampu memelihara Kemanunggalan TNI dengan Rakyat, kemudian menciptakan sinergitas antara Pemerintah Daerah, TNI dan Polri dalam menyikapi konflik horizontal/vertikal, Radikalisme dan Terorisme.

Mengawali pelaksanaan kegiatan TMMD ke-113 akan berlangsung dari Tanggal 11 Mei sampai 9 Juni 2022 dengan sasaran fisik untuk pembangunan perumahan relokasi nelayan diatas lahan yang tersedia seluas 1,5 Hektar.

Pasca relokasi perkampungan nelayan, kemudian akan dilaksanakan penananaman pohon bakau dilokasi perkampungan yang sebelumnya tersebar, dalam rangka memulihkan kondisi biota laut, mengurangi terjadinya abrasi sehingga kembali tertata.

Sementara itu, sasaran non fisiknya yaitu diantaranya berupa Sosialisasi Penyuluhan penanggulangan Covid-19, Penghijauan, sosialisasi wasbang, penyuluhan penanggulangan bencana alam, bahaya narkoba, KB Kesehatan, termasuk juga Sosialisasi rekrutmen TNI, Posyandu, Posbindu PTM, Stunting dan penyuluhan tentang Radikalisme,” Tutupnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button