Teritorial

Dandim 1620/Loteng : Komunikasi Sosial Salah Satu Strategi Binter  

GETNEWSIndonesia.com l Lombok Tengah – Hanya gara-gara pemasangan spanduk berukuran 1 x 3 meter yang dipasang di gerbang utama pintu masuk Desa Mangkung Kecamatan Praya Barat Lombok Tengah pada Minggu (15/5) pagi, seorang Babinsa Koramil 1620-04/Praya Barat Koptu Lalu Wiredagde akhirnya terlibat adu mulut dengan warga.

Dau mulut tersebut berawal dari Babinsa Koptu Lalu Wiredagde mengajak masyarakat setempat untuk membantu pemasangan spanduk, namun karena pintu gerbang tempat pemasangan spanduk terlalu tinggi akhirnya terjadi cekcok antara Babinsa dengan warga.

Dijelaskannya, kejadian itu merupakan salah satu tehnik berkomunikasi antara dirinya dengan warga binaannya untuk menentukan posisi yang tepat dalam pemasangan sepanduk yang bertuliskan “Selamat Datang Peserta Latihan Terintegrasi Taruna Wreda (Latsitarda) XLII di Desa Mangkung” agar terlihat simetris dan enak dilihat.

“Ini merupakan cara kami berkomunikasi dengan warga dalam melakukan kegiatan bersama-sama dengan masyarakat yang terkesan cekcok, tapi sebenarnya bercanda seperti dalam pemasangan spanduk ini,” kata Wiredagde.

Hal itu dilakukan, menurutnya, sebagai salah satu strategi komunikasi dengan warga agar tidak terlihat kaku sehingga hubungan komunikasi dengan masyarakat terlihat cair dan hangat.

Sementara Komandan Kodim 1620/Loteng Letkol Inf I Putu Tangkas Wiratawan, S.IP., mengatakan dalam pembinaan teritorial memang membutuhkan kreatifitas dan inovatif sehingga komunikasi antara Babinsa dan warga lebih hidup, efektif dan efisien.

Sebagai seorang Babinsa, sambung Putu Tangkas, harus mampu melakukan komunikasi sosial yang baik dan efektif dengan warga binaannya sehingga setiap informasi dan permasalahan yang ada di desa ia peroleh dan bisa membantu menyelesaikannya.

“Mari kita dukung dan sukseskan kegiatan Latsitarda Nusantara ke XLII khususnya di Kabupaten Lombok Tengah karena berbagai kegiatan sosial akan dilaksanakan bersama masyarakat,” pungkasnya.

Latsitarda Elang Nusantara XLII tahun 2022 yang dipusatkan di wilayah Lombok NTB akan berlansung selama 1 bulan mulai tanggal 14 Mei hingga 11 Juni 2022 mendatang melibatkan 272 taruna-taruni dari Akmil, AAL, AAU, Akpol dan IPDN. (ii)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button