Tak Berkategori

Sekda NTB Harap Bappeda dan DPMPTSP jadi Ujung Tombak Peningkatan PAD

GETNEWS – Sekertaris Daerah NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si., menginginkan pertemuan antara Bappeda, DPMPTSP sebagai ujung tombak bagaimana meningkatkan pendapatan daerah seoptimal mungkin dalam rangka mengawal penyelenggaraan pemerintahan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan.

“Diharapkan pertemuan ini guna memperkuat kalaborasi dan sinergi antara DPMPTSP, antara Bappenda harus terjadi hubungan yang sedemikian harmonis dalam mengoptimalkan pendapatan daerah terlebih pada pendapatan asli daerah, pajak dan retribusi daerah dapat kita raih seoptimal mungkin,” ungkap Sekda pada Rapat Asistensi Penyesuaian Perda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, bertempat di hotel Lombok Raya (14/07).

Selain itu, Sekda mengajak kepada seluruh peserta yang berasal dari wilayah Indonesia bagian timur ini untuk menikmati keindahan NTB.

“Atas nama pemerintah mengucapkan selamat datang di NTB, silahkan menikmati keindahan NTB sebagai daerah pariwisata memiliki berbagai macam kuliner dan keindahan alam lainnya,” imbuhnya.

Diharapkan pada pertemuan dan diskusi sebagai tahap penyempurnaan pada rapat asistensi penyesuaian Perda Pajak dan Retribusi Daerah dapat menghasilkan langkah strategis dalam mengoptimalkan pendapatan daerah.

“Mudah-mudahan jajaran DPMPTSP dapat konsolidasi melakukan evaluasi atas berbagai regulasi yang belum optimal dilakukan untuk bisa bergairah kembali investasi di daerah kita masing-masing,” tandas Miq Gita sapaan akrab Sekda.

Sementara itu Panitia Penyelenggara Kasubdit Wilayah V Direktorat Pendapatan Daerah Budi Renaldi mengatakan kegiatan ini merupakan hal yang penting dan strategis.

Disebutkan Renaldi tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman bagi pemerintah daerah dalam melakukan berbagai persiapan. Sehingga kedepannya diharapkan mampu memberikan dampak positif pada peningkatan pendapatan asli daerah.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button