Peristiwa Dan Kriminal

Insiden Mobil Seruduk Parkiran, Unram Sebut Bukan Tenaga Medis RS Unram

GETNEWS – Mobil menyeruduk parkiran motor di Jalan Brawijaya Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), yang dikendarai seorang dokter inisial M dan diduga tenaga medis Rumah Sakit Universitas Mataram (RS Unram), dibantah tegas pihak RS Unram.

Direktur RS Unram melalui Humas dr. Wahyu Sulistya Affarah, M.P.H., Selasa (19/7/2022), kepada awak media anggota Forum Pewarta (FORTA) NTB membantah bahwa dokter inisial M adalah tenaga medis RS Unram.

“Setelah membaca surat kabar kami langsung kroscek internal Rumah Sakit Unram, tidak ada nama yang bersangkutan sebagai pegawai kami,” tegasnya.

Lebih lanjut dr. Affarah mengatakan, mengingat pengendara yang seorang dokter dan disebut-sebut mengalami depresi, pihaknya juga telah melakukan penelusuran ke Polresta Mataram yang menangani kasus tersebut.

“Pun, kami coba telusur ke Polresta, semakin menguatkan pendapat kami bahwa yang bersangkutan bukan dokter, dan bukan pegawai Rumah Sakit Unram,” tegas Affarah.

Sementara Rektor Unram melalui Wakil Rektor II Prof. Dr. Kurniawan, S.H., M.Hum., berharap kepada media pemberitaan agar lebih bijak dan teliti dalam pemberitaannya, karena hal itu menyangkut kredibilitas institusi yang dikonsumsi publik.

“Harapan kami agar media juga lebih selektif dalam pemberitaannya, ini kan menyangkut kredibilitas institusi Rumah Sakit Unram, jangan sampai dengan pemberitaan yang lebih mengedepankan asumsi dan informasi selentingan, menjadikan nama dan kredibilitas institusi kami rusak di mata publik,” katanya.

“Lebih-lebih Harian Lombok Post kan koran terbesar di NTB. Hal ini sangat kami sayangkan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Harian Lombok Post edisi Selasa (19/7/2022) pada halaman Hukrim memberitakan, seorang dokter berinisial M mengemudi dalam keadaan depresi. Tenaga medis yang bertugas di Rumah Sakit Unram itu menabrak motor-motor yang parkir di Jalan Brawijaya, Cakranegara, Mataram.

Dokter M kemudian diamankan ke Unit Lakalantas Polresta Mataram untuk pemeriksaan. Dari pemeriksaan sementara, diketahui dokter M menderita depresi. Dia sering berobat ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Mutiara Sukma. “DIa sedang menjalani pengobatan rutin,” kata Kasatlantas Polresta Mataram Kompol Bowo Tri Handoko.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button