Peristiwa Dan KriminalPulau Sumbawa

Kejari Sumbawa Tangani Lima Kasus Dugaan Korupsi Terkait Dana Desa

Sumbawa, NTB– Kejaksaan Negeri Sumbawa, menangani sebanyak 5 kasus dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di wilayah hukum Kabupaten Sumbawa.

“Hingga saat ini tercatat ada lima kasus dugaan korupsi yang tengah dilakukan proses penanganan intensif oleh tim Jaksa Penyidik, baik itu penyelidikan awal melalui kegiatan pengumpulan data serta pengumpulan bukti keterangan (Puldata dan Pulbuket) dan proses penyelidikan (Lidik),” kata Kepala Kejaksaan Negeri Sumbawa, Dr. Adung Sutranggono, Jumat (22/07/2022).

Menurut kajari, adapun 5 kasus tersebut meliputi kasus dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan pengelolaan dana bantuan langsung tunai (BLT) dan Dana Desa (DD) Desa Batu Rotok, Kecamatan Batulanteh, Kabupaten Sumbawa Tahun Anggaran 2020.

Dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan dana bantuan sosial (Bansos) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Maman Kecamatan Moyo Hulu, Tahun 2020 – 2021.

Kemudian, dugaan tindak pidana korupsi penggunaan APBDes dalam pembangunan gedung serbaguna (GSG) Desa Karang Dima, Kecamatan Labuhan Badas, tahun 2018 dan 2020.

Dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan dalam proses pengadaan tanah UPTB-UPPD Samsat Sumbawa yang baru saja ditingkatkan ke proses penyelidikan.

“Dan satu kasus adanya indikasi tindak pidana korupsi pengelolaan APBDes bagi pengadaan tanah di Desa Labuhan Jambu Kecamatan Tarano Kabupaten Sumbawa tahun 2019 yang tengah dalam proses penajaman penyidikan intensif tim Jaksa Penyidik Kejari Sumbawa,” paparnya.

Dikatakan, kelima kasus dugaan tindak pidana korupsi yang kini tengah ditangani tersebut diakui ada yang sedang dalam proses penyelidikan, pemeriksaan sejumlah saksi terkait dan pengumpulan alat bukti (Puldata dan Pulbuket).

“Untuk kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan tanah di Desa Labuhan Jambu, Kecamatan Tarano, tahun 2019 direncanakan dalam pekan ini sesuai dengan hasil rapat koordinasi antara Aparat Penegak Hukum (APH) dan Aparatur Pemeriksa Internal Pemerintah (APIP) Inspektorat Kabupaten Sumbawa akan segera turun ke Desa Labuhan Jambu dan Baturotok guna melakukan kegiatan audit investigasi, agar dapat diketahui dengan jelas sejauhmana kerugian negara yang ditimbulkan dalam kasus tersebut,” Kajari Sumbawa menjelaskan.

Kajari Sumbawa menambahkan, semua kasus dugaan korupsi yang ditangani merupakan pengelolaan dana desa. Kasus dugaan tindak pidana korupsi ini juga merupakan laporan dari masyarakat.

“Catatan kepada aparat desa, agar melaksanakan pekerjaaan sebaik baiknya karena masyarakat sudah kritis dan memantau pekerjaan yang menggunakan anggaran desa,” kata kajari menambahkan. ()

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button