PENDIDIKAN

FH Unram dan APHKI gelar Konferensi Internasional, Angkat Isu Hak Kekayaan Intelektual

GETNEWS – Fakultas Hukum Universitas Mataram (FH Unram) bersama Asosiasi Pengajar Hukum Kekayaan Intelektual (APHKI) menggelar International Conference & Call for Papers Intellectual Property Rights di Ruang Sidang Senat, Rektorat Unram. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-60 Unram.

Konferensi internasional yang mengambil tema “Optimizing Intellectual Property Product for Public Welfare” (Optimalisasi Produk Kekayaan Intelektual untuk Kesejahteraan Masyarakat – red) digelar selama tiga hari pada hari Kamis (13/10/22) hingga Sabtu (15/10/22).

Dekan FH Unram, Dr. H. Hirsanuddin, S.H., M.Hum., menyebutkan, konferensi ini dihadiri oleh 53 delegasi dari Fakultas Hukum seluruh Indonesia. Dengan peserta konferensi yang ikut sekitar 150 orang.

“Ada beberapa kerjasama yang sedang dalam proses yang dilakukan dengan mitra Fakultas Hukum Unram. Antara lain dengan Kejaksaaan Agung RI, Utrecht University Belanda dan Maspank University,” terang Dr. Hirsanuddin.

Dalam kesempatan ini, FH Unram dengan APHKI menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) yang dilakukan oleh Dekan FH Unram dan Ketua APHKI.

Ketua APHKI, Prof. Dr. OK. Saidin, S.H., M.Hum., menjelaskan, konferensi internasional kali ini membahas beberapa topik penting, seperti vaksin Covid-19 dan kesejahteraan paten, kebijakan di bidang hak kekayaan intelektual yang mendukung ekonomi kreatif, implementasi berbagai kebijakan pariwisata berbasis ekspresi budaya tradisional untuk memperkuat pemulihan ekonomi, dan beberapa tema penting terkait dengan hak kekayaan intelektual lainnya.

Disampaikan pula jika tema konferensi internasional ini erat kaitannya dengan tiga isu prioritas utama yang memerlukan tindakan kolektif secara global.

“Terkait dengan tema seminar kita hari ini yang terkait dengan tema pertemuan Presidency G20 tahun ini, yaitu; Pulih Bersama Pulih Lebih Kuat. Dan terkait pemulihan ekonomi, tidak dipungkiri bahwa isu hak kekayaan intelektual dalam kaitannya dengan Ekonomi Kreatif, akan menjadi tema penting dalam pembahasan pertemuan G20,” tutur Ketua APHKI.

Rektor Unram, Prof. Ir. Bambang Hari Kusumo, M.Agr.St., Ph.D. mengharapkan agar melalui konferensi internasional ini dapat memberikan solusi terhadap tantangan maupun permasalahan yang ada untuk melakukan perlindungan terhadap hak kekayaan intelektual. Sehingga dapat bermanfaat untuk kesejahteraan bangsa dan meningkatkan ekonomi bangsa, serta akan bermanfaat untuk bangsa Indonesia menjadi maju, adil, makmur, dan sejahtera.

Konferensi internasional ini dihadiri beberapa narasumber dari luar negeri, yaitu Prof. Iren Calboli dari Singapore Management University dan Prof. Bryan Mercurio dari Chinese University of Hong Kong. Selanjutnya narasumber dari dalam negeri, Prof. Nurul Barizah, S.H., LLM., Ph.D. dari Universitas Airlangga, dan L. M. Hayyanul Haq, S.H., LLM., Ph.D. dari Universitas Mataram.

Konferensi ini dimoderatori oleh Dwi Martini, S.H., M.H., kandidat Ph.D. dari University of Sheffield.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button